Ada seorang pemuda. Dia tertarik dengan balap sepeda. Setelah mengumpulkan uang, akhirnya dia mampu membeli sebuah sepeda balap. Dengan senang hati, dia mencoba sepeda balap tersebut. Setelah beberapa hari mencoba, dia kecewa berat. Dia tidak bisa mengendarai sepedanya dengan kecepatan tinggi. Bagaimana pun dia mengayuh, tetap saja sepeda berjalan dengan lambat. Akhirnya dia membawa sepeda tersebut ke tempat dimana dia membelinya. “Pak, Anda menipu saya! Katanya ini sepeda balap, koq larinya lambat banget. Bahkan kalah oleh sepeda biasa.” katanya sambil marah-marah kepada penjual sepeda. “Yang benar pak? Padahal pembalap nasional saja menggunakan sepeda seperti ini. Mereka bisa cepat koq?” kata penjual sepeda, keheranan. “Buktinya? Saya sudah sekuat tenaga mengayuh, tetap saja lambat.” katanya menaikan nada suaranya. “Mungkin ada yang rusak pak. Boleh saya periksa?” tanya penjual sepeda tetap tenang. Kemudian dia memeriksa sepeda. Setelah beberapa saat dia berkata.... ... baca s...
Warning !!! Virus enterpreneur akan segera mewabah di Indonesia, lewat seminar-seminar yang digelar oleh APMI (Akademi Pengusaha Muda Indonesia). Muda tapi Luar biasa ..!!! Waspadalah yang tidak ingin maju, jangan hadiar di seminar yang diadakan oleh APMI (Akademi Pengusaha Muda Indonesia). APMI (Akademi Pengusaha Muda Indonesia) adalah wadah yang tepat untuk jadi pengusaha. Sukses muda tapi luar biasa. Mendidik siapa saja.. PNS, Karyawan, Guru, Dokter, Petani, Ibu Rumah Tangga, Mahasiswa bahkan Pengangguran sekalipun yang ingin menjadi pengusaha sukses kaya raya dan sejahtera, punya rumah, mobil, perhiasan, property dan lain-lain dengan apapun usaha anda. Minat bergabung hubungi : Happy Tjahyono Jl. Mojoklanggru Lor 68-F Surabaya HP : 083856283234
Seorang salesman yang masih muda dan belum bermakan garam di bidang usaha merasa amat berputus asa setelah usahanya mengalami kegagalan total. Ia sudah berjuang penuh antusias sebagaimana layaknya seorang muda yang masih penuh semangat. Namun usahanya yang pertama kini harus berakhir dengan kepahitan. Suatu hari ia datang menghadap managernya dan menceritakan kepedihannya. Ia katakan bahwa ia sudah berusaha keras, namun kegagalanlah yang harus ia telan. Di sela-sela percakapannya, ia bergumam seakan kepada dirinya sendiri; “Pengalaman ini seakan membuktikan bahwa kita hanya bisa menggiring seekor kuda menuju sebuah anak sungai, namun kita tak dapat memaksanya minum air sungai tersebut.” Mendengar kata-kata itu, sang manager berkata; “Anakku, dengarkan kata-kataku: Tugasmu bukanlah memaksa kuda itu untuk minum. Tugasmu adalah membuatnya merasa haus. Dalam dunia usaha, tugasmu bukanlah memaksa konsumer membeli barang daganganmu, tetapi membuat mereka merasa butuh akan barang yang sedan...
Komentar
Posting Komentar